Baca Berita

Wabup Sutjidra Terima Kunjungan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pusat

Oleh : ppidbuleleng | 06 Mei 2021 | Dibaca : 20 Pengunjung

Wabup Sutjidra Terima Kunjungan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pusat

Mewakili Bupati Buleleng, Wakil Bupati Buleleng yang juga selaku Wakil Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp. OG menerima kunjungan Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Pusat I Nyoman Gede Agus A, S.Kom, Kamis, (6/5) di Ruang Rapat Kantor Bupati Buleleng.

Dalam krisisnya, Wabup Sutjidra merespon dengan baik kunjungan Tim Satgas Covid-19 Pusat, dan berharap dengan adanya kunjungan segala keamanan atau kondisi yang terhubung Satgas Kab. Buleleng dapat dibantu dan dievaluasi.

Sementara itu, pimpinan rombongan Tim Satgas Pusat I Nyoman Gede Agus saat ditemui seusai acara evaluasi yang dibahas dalam penanganan Covid-19 Buleleng diperlukan penguatan posko dan kesadaran masyarakat di desa / kelurahan dan di banjar masing-masing desa. Di Kabupaten Buleleng terdapat dua desa yang tidak ada yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Peran posko, dan kesadaran masyarakat di kedua desa itu sudah bagus, sehingga peran-peran ini harus disamakan di desa yang lain, sehingga Kabupaten Buleleng bisa mempertahankan hal-hal tersebut dan sebagai contoh di Kabupaten lain di Bali,” ucapnya.

Gede Agus mengatakan selain adanya vaksin yang dapat disalahgunakan Covid, 19, faktor lain yang menjadi salah satu kunci yang tepat Covid-19 dengan baik yaitu masyarakat harus sadar dan disiplin terhadap protokol kesehatan. “Dengan perubahan perilaku itu, kita dapat menjadikan salah satu kunci dalam kesalahan Covid-19 di Indonesia, khususnya di Kabupaten Buleleng,” tegasnya.

Selain itu, dirinya berpesan kepada masyarakat untuk mengoptimalkan fungsi posko yang ada di Kabupaten, Kecamatan, dan desa / kelurahan, dalam penanganan dan penanganan Covid-19.

Dalam Kesempatan itu, Sekretaris Satgas Covid-19 Buleleng Drs. Gede Suyasa, M.Pd mengatakan menurut pandangan Satgas Nasional kunci keberhasilan dalam penanganan Covid-19 yaitu dengan melakukan 3T (Tracing, Testing, Treatment) dilakukan secara massal dan aktifitas PPKM Mikro diaktifkan kembali yang ada di desa-desa yang masih terdapat terkonfirmasi baru, ”Ujarnya.

Kasus-kasus positif desa yang masih aktif saat ini akan mempelajari, mengembangkan dan membandingkan terhadap dua desa yakni Desa Mengening dan Nagasepaha yang tidak pernah ada kasus sampai saat ini terhadap desa yang punya banyak kasus. (wir)


Oleh : ppidbuleleng | 06 Mei 2021 Dibaca : 20 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



Bagaimana menurut pendapat anda tentang sistem dan kualitas pelayanan publik di PPID Buleleng?