• SELAMAT DATANG DI WEBSITE PPID KABUPATEN BULELENG
Baca Berita

Dispar Buleleng Sambut Baik Kunjungan Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah

Oleh : ppidbuleleng | 10 Oktober 2018 | Dibaca : 197 Pengunjung

Kedatangan Komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah di Kantor Dinas Pariwisata Kab.Buleleng pada pukul 13.00 wita di ruang rapat Dinas Pariwisata disambut hangat oleh Ir. Nyoman Sutrisna, M.M selaku Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng yang didampingi oleh Kabid BAPPEDA, TAPEM Buleleng Kabag. Hukum Kabupaten Buleleng beserta jajarannya, Selasa (9/10). Kadispar Kab.Buleleng dalam penyampaianya bahwa lokasi Kabupaten Buleleng berada diutara pulau Bali dengan luas 1/3 Pulau Bali dengan luas 36.824 Ha atau 26. 95 % luas Buleleng dengan wilayah Nyegara Gunung, Multicultural Etnis, memiliki karang laut yg terbaik, seni dan budaya yg tersebar di 9 Kecamatan di Kabupaten Buleleng.

Selain itu juga, Destinasi pariwisata dibagi menjadi 4 Kawasan diantaranya disebelah timur Buleleng salah satu obyek pariwisata yang terkenal adalah Air sanih, Buleleng Tengah Pantai Lovina dengan dolphinnya yang bisa kita nikmati pada pukul 05.30 pagi yang sudah terkenal di mancanegara, kemudian Buleleng Barat ada Desa Pemuteran keindahan bawah laut yang sudah memperoleh 24 penghargaan tingkat dunia dengan metode biorock, dan yang terakhir adalah Buleleng Selatan Desa munduk yang memiliki keunikan seni dan budaya serta air terjun dll. 86 Daya tarik wisata ( Perbub 51 / 2017 ) Serta Desa Wisata yang tersebar di 9 kecamatan Kab.Buleleng kemudian dilihat dari pendapatan-pendapatan pajak hotel, pajak restoran, Pajak hiburan dan Retribusi jasa usaha dhn total keseluruhan Rp. 55.180.744.488,74 Imbuhnya.

Kawasan pariwisata kab.buleleng dibagi menjadi 4 bagian ( KSPN ) diantaranya: Kawasan Parwisata Kalibukbuk ( Buleleng Tengah ), Kawasan Pariwisata Batu Ampar ( Buleleng Barat ), Kawasan Air Sanih ( Buleleng Timur ) , Kawasan Pariwisata khusus Pancasari ( Buleleng Selatan ). Dibuatnya homestay yang dapat memberdayakan masyarakat yang nantinya masyakat tidak akan menunggu para investor. Kegiatan pelepasan tukik ( anak kura-kura ) juga menjadi kegiatan rutin pada kegiatan beberapa festival - festival yang telah berlangsung. Untuk melihat atraksi para monyet di kawasan hutan batu ngongkong dengan menjadwalkan jam makanan sehingga para tamu mancanegara dapat menyaksikan para monyet sesuai dengan jadwal makan monyet itu sendiri. Yang menjadi pilar kesuksesan pembangunan pariwisata Buleleng diantaranya : Peran Pemerintah, Peran Swasta, peran Peran Perguruan Tinggi , Peran Masyarakat serta Peran Media, Imbuhnya.

Rencananya setelah melakukan kunjungan dari Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, rombongan akan berkunjung ke Desa Sudaji.


Oleh : ppidbuleleng | 10 Oktober 2018 | Dibaca : 197 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :