• SELAMAT DATANG DI WEBSITE PPID KABUPATEN BULELENG
Baca Berita

Kurangi Plastik di Pura, Pemkab Buleleng Adakan Kerja Bakti dan Sosialisasi

Oleh : ppidbuleleng | 09 Agustus 2019 | Dibaca : 7 Pengunjung

Guna mewujudkan Semesta Berencana Bali Resik Bebas Sampah Plastik, masyarakat khususnya yang beragama Hindu perlu mengurangi penggunaan plastik sekali pakai pada sebagai wadah sarana upacara, hal ini diungkapkan oleh Asisten II Ni Made Rousmini saat ditemui seusai memimpin apel dan kerja bakti Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik di Pura Ponjok Batu, Desa Pacung pada Jumat (9/8). 

Lebih lanjut, Asisten Rousmini menyebutkan pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) secara terus-menerus melakukan sosialisasi dan edukasi guna mengurangi penggunaan kemasan plastik sekali pakai, salah satunya dengan mengajak masyarakat sekaligus melakukan edukasi melalui kegiatan ini. 

"Masyarakat kita undang, kita berikan pemahaman agar mulai sekarang mengurangi kemasan plastik, karena plastik itu sangat berbahaya bagi kehidupan manusia maupun alam sekitarnya" jelasnya.

Solusinya, Asisten Rousmini menyarankan masyarakat menggunakan bahan-bahan alami yang didapat dari alam sebagai pengganti kemasan plastik

"Kemasan dalam bentuk daun yang ramah lingkungan, di sini kalau di Tejakula kan ada lontar, daun lontar itu dimanfaatkan, apalagi ke Pura kita kemasan daun pisang itu sangat-sangat ramah lingkungan" pungkasnya.

Senada dengan Asisten Rousmini, Sekretaris DLH Ariston Pamungkas mengakui pihaknya bersama DLH Provinsi Bali telah memberi prioritas tinggi pada upaya pengurangan penggunaan sampah plastik sebagai kemasan canang.

"Pembungkus canang ini menjadi salah satu kekhawatiran dan menjadi kepedulian kami bersama" ungkapnya.

Lebih jauh, Sekdis Ariston mengungkapkan pihaknya bersama DLH Provinsi terus mengkampanyekan ke masyarakat untuk mengganti plastik dengan kemasan lain yang ramah lingkungan

"DLH pun melalui Provinsi dan melalui Kabupaten Buleleng tengah menggalakkan yang namanya tempat canang ramah lingkungan yang dapat dipakai ulang" ujarnya.

Dalam hal ini, Sekdis Ariston merekomendasikan menggunakan beberapa alternatif seperti tas ramah lingkungan atau besek.

"Yang kami rekomendasikan adalah tas ramah lingkungan. Cuma kalau kelihatannya kerepotan bawa tas ramah lingkungan, kita juga merekomendasikan semacam besek untuk membawa canang" jelasnya.

Akhir kata, Sekdis Ariston berharap dengan segala upaya pengurangan sampah plastik yang salah satunya penggunaan kemasan plastik untuk canang ini, Kabupaten Buleleng dapat mengurangi sampah plastik secara signifikan.

"Di tahun 2019 ini target kita jumlah sampah yang masuk ke TPA Bengkala itu berkurang 20 persen" pungkasnya (cnd)


Oleh : ppidbuleleng | 09 Agustus 2019 | Dibaca : 7 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



xnxx filme porno porno xnxx