• SELAMAT DATANG DI WEBSITE PPID KABUPATEN BULELENG
Baca Berita

Lagi, Pemkab Buleleng Lakukan Aksi Bali Resik Sampah Plastik

Oleh : ppidbuleleng | 15 Juli 2019 | Dibaca : 29 Pengunjung

Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali melakukan aksi Gerakan Semesta Berencana Bali Resik Sampah Plastik secara serentak di seluruh kecamatan di Kabupaten Buleleng, dimana pusat kegiatan berlangsung di Pelataran Parkir Pura Meduwe Karang, Kubutambahan, Minggu, (14/7).

Gerakan itu dilakukan sebagai tindaklanjut dari Peraturan Gubernur Bali No. 95 Tahun 2018 tentang Kebijakan dan Strategi Provinsi Bali Dalam Pengelolaam Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga serta implemetasi dari Peraturan Gubernur Bali No. 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekalai Pakai.

Ditemui usai memimpin apel pembersihan di pelataran parkir Pura Meduwe Karang, Desa Kubutambahan, Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng Putu Ariadi Pribadi menerangkan tujuan gerakan pembersihan sampah plastik untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan di Buleleng khususnya dan Bali pada umumnya. “Bagaimana kita bersama-sama meningkatkan peran serta masyarakat, kesadaran masyarakat, sehingga bisa menangani sampah secara mandiri,” Ujar Kadis Ariadi.

Terkait sampah yang telah dikumpulkan, Ariadi menjelaskan semua sampah nantinya dipilah antara jenis sampah organik dan anorganik. “Sampah organik nanti kita olah menjadi pupuk, kemudian yang anorganik kita bawa ke bank sampah, khusus sampah yang memang tidak bisa diolah, kita bawa ke TPA Bengkala,” tegas Ariadi.

Sementara itu, ditengah-tengah aksi Bali Resik salah satu warga Desa Kubutambahan Ketu Suci Wira Barata Yuda yang juga merupakan Ketua Komunitas Semeton Besi Mejajar (SBM) mengaku senang dengan kegiatan gotong-royong bersama seluruh lapisan masyarakat. 

Disinggung terakit kegiatan komunitas SBM, pihaknya mengaku komunitasnya bergerak di bidang sosial khususnya di wilayah Desa Kubutambahan. Berbagai kegiatan juga telah banyak dilakukan, diantaranya, pemberian bantuan tong sampah, penanaman pohon, dan gerakan kebersihan. “Kami selalu berupaya untuk melakukan berbagai aksi sosial di Kubutambahan, tentunya juga melalui koordinasi dengan pihak Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Desa,” Ujar Ketut Suci.

Komunitas SBM yang terbentuk sejak 14 April 2016 itu juga selain bertujuan untuk menghijaukan dan melestarikan lingkungan Kubutambahan, juga bertujuan untuk membangkitkan kesadaran khususnya generasi muda turut serta berpartisipasi menjaga lingkungan.

Turut hadir dalam aksi Bali Resik, Pimpinan OPD dan pegawai lingkup Pemkab Buleleng, Camat Kubutambahan, unsur TNI/Polri, Perbekel dan masyarakat Desa Kubutamabahan. (Agst).


Oleh : ppidbuleleng | 15 Juli 2019 | Dibaca : 29 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :