• SELAMAT DATANG DI WEBSITE PPID KABUPATEN BULELENG
Baca Berita

Direktur RSUD Buleleng Buka Dialog Interaktif Dengan Tokoh Masyarakat dan Stakeholder

Oleh : ppidbuleleng | 27 Agustus 2018 | Dibaca : 382 Pengunjung

Direktur RSUD Kabupaten Buleleng dr. Gede Wiartana membuka acara Dialog Interaktif Dengan Tokoh Masyarakat Dan Stakeholder dalam rangka Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan di RSUD Kabupaten Buleleng. Acara dialog interaktif ini dihadiri oleh Camat Buleleng, Kasi Rujukan Dinas Kesehatan Kab. Buleleng, Perwakilan dari Rektor Undiksha, Ka.Bid.YanMed Rumah Sakit Kertha Usada, Kepala Puskesmas Buleleng I, Lurah Kendran, BPJS Kesehatan, Bapak Gede Made Metera, Kepala Yayasan Kosala, Direksi dan Struktural RSUD Kab. Buleleng yang diselenggarakan di Rumah Makan Ranggon Sunset Singaraja, Jumat, 24 Agustus 2018.

Sebelumnya Direktur RSUD Kab. Buleleng membuka acara dialog dan menyampaikan sekilas mengenai RSUD Buleleng yang diantaranya Visi - Misi, Akses dan Mutu Pelayanan, Hasil yang telah dicapai maupun rencana pengembangan, Sosialisasi Renstra 2017 - 2022 dan pelepasan informasi pengaduan dan lain-lain. Setelah itu acara dilanjutkan dengan dialog interaktif yang langsung dituntun oleh Ka.Bag.PPI RSUD Kab. Buleleng I Nnyoman Pasek Sukerman, ST.MM. Dalam hal ini perwakilan dari Undiksha Singaraja memberikan masukan yang dimana RSUD Kab. Buleleng yang menjadi Rumah Sakit Pendidikan Utama agar program studi kedokteran Undiksha serta mempersiapkan sarana dan prasarana dari masing-masing pihak.

Dalam dialog ini disampaikan agar penyusunan tarif lebih diperhatikan dan peraturan jam berkunjung agar diterapkan lebih baik lagi sehingga penunggu pasien tidak berbondong-bondong menunggu pasien di RSUD Buleleng serta disampaikan juga untuk Organisasi Pemerintah mampu melaksanakan 8 area perubahan reformasi birokrasi. Pada kesempatan ini juga disampaikan untuk pembenahan data statistik terutama pasien yang menggunakan data peserta BPJS melalui KIS agar lebih diperbaiki kerjasama dengan aparat pemerintah dan desa, sehingga pendapatan kartu KIS dan penggunaannya lebih terfokus kepada pasien yang benar-benar kurang mampu serta proses klaim BPJS lebih dipercepat. Diakhir acara dilaksanakan foto bersama dari seluruh peserta acara dialog interaktif.


Oleh : ppidbuleleng | 27 Agustus 2018 | Dibaca : 382 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :